Anthony Ginting: Bakat Dan Kerja Keras Sama Pentingnya

Pebulutangkis Anthony Ginting menorehkan prestasi yang cukup luar biasa dengan pencapaiannya ke final sebanyak dua kali serta seluruhnya berakhir dengan gelar juara. Raihan tersebut membuat namanya terdaftar dalam 10 besar dunia yang sejajar dengan pemain elit mancanegara.

 

Ia semakin populer sejak memenangkan turnamen besar  pertamanya, terutama karena sikapnya yang  tenang. Ia sangat jarang berteriak baik untuk dirinya sendiri atau coach. Alih-alih mempertanyakan keputusan wasit di lapangan, Anthony juga tipe pemain yang memilih diam saja. Ia mengaku bahwa alasannya adalah ia hanya ingin focus.

 

Siapa yang tahu dibalik sikapnya yang cool, Anthony ternya berkarakter jenaka. Buktinya ia kerap memperkenalkan dirinya sebagai orang keturunan Jepang. Tentu saja ini hanya bercanda, apalagi tampilan fisiknya sangat Indonesia, dengan kulit sawo matang dan mata yang besar. Ini karena nama tengahnya adalah Sinisuka yang sesungguhnya adalah nama marga.

 

Terlepas dari candaannya tersebut, faktanya baru-baru ini ia sukses menundukkan atlet Jepang pada final Indonesia Masters. Atlet Jepang tersebut, Kazumasa Sakai berada pada peringkat 17 dunia. Anthony menunjukkan performa cemerlang dengan berulang kali menempatkan kok tipis di atas net yang membuat Kazumasa keteteran. Pencapaian tersebut membuka peluang besar untuk menempatkannya pada ranking 10 dunia pasca menjuarai pertandingan tersebut.

 

Dalam dua tahun terakhir ini penampilan Anthony memang dinilai sangat bagus, terlebih di tahun lalu di juga sukses mendapat satu sekaligus satu-satunya gelar pada ajang super series Korea Utara. Sebelum mengalahkan Jonatan Christie di laga penutup, ia menundukkan unggulan pertama Son Wan Ho pada empat besar.

 

Prestasi Athony pun memicu perdebatan, apakah ia orangnya yang akan menjadi atlet masa depan tunggal putra? Meskipun demikian banyak orang mulai berharap kepadanya karena pada  sector tersebut dirasa jumlah pemain berbakat telah berkurang. Berikut ini  adalah ulasan tentang wawancara yang pernah dilakukan kepada Anthony Ginting.

 

Menurut Anthony gelar Indonesia Masters yang diperolehnya bukanlah jawabah atas kritik Taufik Hidayat berkaitan dengan sector tunggal putra yang semakin kekurangan pemain Togel Online cemerlang. Tetapi ia juga setuju bila kritik tersebut menjadi salah satu motivasinya.

 

Saat diminta pendapatnya tentang permintaan Taufik Hidayat kepada PBSI untuk merombak pemain tunggal pada pelatnas, dengan kalem Anthony menjawab bahwa ia tak pernah mengetahui hal itu dan hanya berupaya untuk memberikan yang terbaik di lapangan.

 

Anthony sendiri mengaku bahwa ia tak pernah mendapatkan mentoring atau coaching dari Taufik tetapi ia memang mengidolakan peraih medali emas Olympiade tersebut. ia juga mengatakan bahwa ia mengimitasi cara Taufik Hidayat memegang raket saat menonton permainannya di televisi.

 

Berkaitan dengan hilangnya panutan pada sector tunggal putra, Anthony justru memiliki pendapat sendiri. Ia mengatakan bahwa beban berat pada sector tersebut berada di pundaknya, Jonatan Christie, serta Ihsan Maulana setelah para senior seperti Sony, Tommy, dan Simon keluar. Bagi Anthony ini artinya mereka harus mengejar para senior untuk  dapat menampilkan performa yang bagus demi menjadi contoh para pemain muda.

 

Anthony melanjutkan bahwa sosok pemain panutan di Pelatnas itu penting, ia mengandaikan bahwa pada sector  dobel sekarang ada Butet, Ahsan, Hendra, dan lainnya. Ia sendiri sering mencari referensi kepada senior tentang pengalaman dan strategi yang pasti berguna untuk menghadapi kompetisi besar. Ia mempunyai prinsip sendiri tentang olahraga yang kini digelutinya, yaitu bakat memang penting dan demikian pula dengan kerja keras yang berguna untuk membentuk mental atlet.

Optimisme Pelaku Bisnis Di Tanah Air Tertinggi Di Dunia Pada 2018

Kabar menggembirakan terjadi di dunia bisnis, yaitu optimism pelaku bisnis di tanah air adalah yang paling tinggi di dunia dengan angka mencapai 100%, sementara pada level Asia Pasifik serta ASEAN hanya sebesar 58%.

 

Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata Negara ASEAN yang mencapai angka 58% sementara Asia Pasifik 67%. Optimism peningkatkan penjualan Result HK sebesar 72% juga diyakini merupakan pelaku bisnis di tanah air.

 

Kondisi ini terungkap dalam laporan teranyar Grant Thornton dengan judul Asia Pasific: Trading and Thriving yang dipublikasikan pada awal Februari 2018. Lembaga tersebut merupakan salah satu organisasi global bonafid yang menyediakan jasa advisory, tax, dan audit.

 

Peningkatan perbaikan perekonomian Indonesia di tahun 2018 ini, menurut lembaga tersebut karena optimism pemerintah.

 

Hal ini terlihat dari target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini yang dipredikisi dapat  mencapai hingga 5.4% yang artinya lebih tinggi dari tahun lalu.

 

Peningkatan target pertumbuhan ekonomi di tanah air ini terjadi dengan dorongan peningkatan kinerja investasi serta ekspor sebagaimana yang tercantum dalam Nota Keuangan serta RAPBN  2018 yang dikeluarga Kementrian Keuangan.

 

Target pertumbuhan tersebut juga didukung beberapa aspek lain seperti harga komoditi yang mulai naik, inflasi yang relative stabil, termasuk kurs dollar AS.

 

Pada segi yang lain, faktor pendorong eksternal kenaikan optimism Indonesia juga disebabkan oleh peningkatan optimism di Jepang, China, juga Negara utama lain di Asia.

 

Sesuai data survey, lembaga tersebut mencatat ada 3 faktor penunjang utama yang dipercaya para pelaku bisnis di tanah air mendukung optimism bisnis mereka, yaitu:

  1. Kenaikan jumlah kalangan kelas menengah yang semakin konsisten
  2. Kenaikan kerja sama MEA atau Masyarakat Ekonomi Asean
  3. Pengembangan infrastruktur lokal

 

Walaupun Indonesia mencetak cukup banyak data positif dibandingkan regional tetapi pada beberapa potensi area pengembangan, perlu digarisbawahi bahwa kita masih tertinggal bila dibandingkan dengan Negara kawasan Asia Pasific dan Asean lainnya. Salah satunya adalah investasi pada bidang teknologi serta research and development.

 

Asia Pasifik

Grant Thornton sendiri pada level Asia Pasific mencatat pergerakan positif ekonomi pada kawasan tersebut terlihat dari level optimism bisnis yang meraih titik tertingi selama dua tahun belakangan ini yaitu pada angka 41%.

 

Menurut lembaga terkait, kondisi perekonomian yang dinamis tersebut utamanya digerakkan oleh dua kekuatan ekonomi yaitu China dan Jepang serta kenaikan perdagangan pada Negara-negara Asia Pasifik.

 

Manging Partner Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani, mengatakan bahwa pihaknya berharap bahwa pelaku bisnis di tanah air dapat menyikapi berbagai data posifit yang berkaitan dengan perekonomian Asia Pasifik serta mengatur strategi bisnis merea sebaik mungkin

Baniir Ancam Jakarta Sore Ini Setelah Hujan Lebat Serta Longsor di Puncak?

Imbas dari huja deras yang terjadi sejak hari Senin (5/2) dini hari, volume air di bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat ini mengalami peningkatan. Banjir ini diperkirakan akan menggenangi 9 wilayah yang ada di Jakarta mulai jam 5 sore.

Tinggi muka air atau TMA Bendungan Katulampa sekarang ini mencapai 240 cm dengan status siaga 1. Dan meningkatnya volume air yang ada di Bendungan Katulampa ini disebabkan oleh hujan yang mengguyur wilayah Bogor dan juga sekitarnya sejak hari Senin (5/2) dini hari.

Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan bahwasanya pada sekiatar pukul 5 sore debit banjir akan sampai di Pintu Air Manggarai Jakarta. “Banjirnya diprediksi akan menggenangi bantaran sungai yang ada di sekitar wilayah Jakarta seperti misalnya daerah Srengseng Sawah, Kalibata, Rawajati, Pejaten Timur, Pengadegan, Bukit Duri, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cililitan, dan Balekambang,” ujarnya dalam keterangan pers yang mana dilansir dari BBC Indonesia.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Pusdatin Kebencanaan Badan Penanggulanang BPBD Provinsi DKI Jakarta, kenaikan air itu terjadi secara bertahap mulai jam 07.00 WIB, saat ketinggian air masih sekitar 75 cm saja dengan status siaga 4 dan terus meningkat juga setiap jamnya sampai mencapai 240 cm di pukul 09.05 WIB pagi ini. level siaga 1 yang diberikan di Bendung Katulampa jika tinggi air Sungai Ciliwung di atas angka 200 cm.

Hujan Menyebabkan Longsor Juga

Ketika berita ini diturunkan, hujan masih juga berlangsung di wilayah Bogor sehingga ada kemungkinan menambah debit banjir Sunga Ciliwung. Hujan deras sekali mengakibatkan terjadinya longsor juga di beberapa wilayah yang ada di Jalan Widuri, Baranangsiang, Bogor Timur seperti Taman Riung Gunung yang ada di Cisarua, Bogor dan juga wilayah yang berada di sekeliling Masjid Atta’awun yang ada di Cisarua, Bogor.

“Kondisi badan jalan tertutup karena tanah turun dari gunung, panjangnya 20 cm, tiang listrik roboh dan mengganggu lalu lintas sehingga jalan tak dapat dilalui,” kata Kasat Lantas Bogor, AKP Hasby Ristama di dalam keterangan resmi yang dirilis hari ini.

Kemudian petugas mengalihakn arus lalu lintas menuju ke Puncak dan juga Cianjur melalui Sukabumi. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Dewa Poker agar jangan menggunakan jalur puncak terlebih dahulu untuk sekarang ini,” imbuh Hasby.

Selain itu juga, ada 100 orang personel yang diturunkan oleh Polres Bogor untuk mengevakuasi longsor. Senada juga dengan itu, Sutopo Nugroho, pihak dari BNPB menghimbau seluruh warga yang ada di sekitar Sungai Ciliwung untuk waspada.

“Masyarakat yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Ciliwung di Bogor agar tidak melakukan aktivitas di sungai, seperti misalnya DI Katulampa, Sukasari, Barangsiang, Kedung Badak, Babakan Pasar Pabaton, Sempur, dan juga Kedung Halang. Begitu pun masyarakat yang ada di sekitar bantaran Sungai Ciliwung yang ada di daerah Depok,” kata Sutopo.

Ia juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tak melakukan aktivitas di sungai dan bisa mengevakuasi barang-barang rumah tangga milik mereka ke tempat yang lebih aman khususnya utnuk para pemukim yang ada di bantaran sunga Ciliwung.

Namun demikian ia juga memprediksi bahwa banjir tak akan besar dan meluas dikarenakan hujan tidak tersebar merata. “Sungai-sungai lainnya di wilayah Jakarta masih di level normal atau aman…” ungkapnya.

Akhir Tes Pramusim MotoGP Sepang, Lorenzo Jadi Yang Tercepat

Musim 2018 adu balap MotoGP memang belum dimulai. Namun para pebalap sudah mulai melakukan ujicoba kekuatan mesin-mesin motor mereka lewat tes pramusim. Yang pertama dilangsungkan di sirkuit Sepang, Malaysia sejak hari Minggu (28/1) hingga Selasa (30/1) kemarin. Dan di hari terakhir tes pramusim MotoGP Sepang, pebalap Ducati yakni Jorge Lorenzo keluar sebagai yang tercepat. Rekan satu tim Lorenzo, Andrea Dovizioso, harus puas ada di peringkat keempat.

 

Di antara mereka berdua, ada pebalap Repsol Honda yakni Dani Pedrosa di peringkat kedua dan pebalap Jerman dari tim LCR Honda, Cal Crutchlow, mencuri perhatian di posisi tiga besar. Hanya saja keberhasian Lorenzo finish di posisi pertama juga membuatnya memecahkan rekor tercepat milik Juara Dunia musim 2017, Marc Marquez. Di mana Lorenzo mencatat waktu 1 menit 58,830 detik di putaran ke-21 dari total putaran. Hasil ini membuatnya mengalahkan rekor Marquez di tes pramusim 2015 karena Lorenzo berhasil lebih unggul 0,037 detik.

 

Honda dan Yamaha Gantian Jadi Juara

 

Dalam tiga hari gelaran tes pramusim MotoGP, sebetulnya ketiga pabrikan besar saling bergantian jadi juara. Jika Ducati sukses di hari ketiga, hari pertama dan kedua ditempati oleh Honda dan Yamaha. Ya, pada hari Minggu (28/1) kemarin, Pedrosa keluar sebagai yang tercepat dan disusul oleh Dovizioso. Saat itu pebalap Honda asal Spanyol ini berhasil melahap 56 putaran dengan waktu tersingkat 1 menit 59,427 detik pada dua lap terakhir.

 

Sementara itu di hari kedua tes pramusim MotoGP Sepang hari Senin (29/1), giliran duo pebalap Yamaha yang tersenyum lebar. Di mana Vinales dan Rossi sama-sama berbagi dua posisi teratas dengan Crutchlow melengkapi tiga besar. Dalam hari kedua tes, sirkuit Sepang memang sempat basah dan lembab sehingga membuat para pebalap dunia Judi Poker ini pilih bertahan di garasi masing-masing selama satu jam lamanya. Bahkan sesi tes itu sempat harus dihentikan setelah pebalap Red Bull KTM Factory yakni Pol Espargaro mengalami kecelakaan.

 

Dalam tiga hari gelaran tes pramusim MotoGP 2018, Marquez tidak pernah berpindah dari peringkat ketujuh. Hasil ini tampak sangat berbeda dengan rekannya Pedrosa yang sempat jadi juara di hari pertama, terlempar ke posisi 12 di hari kedua dan finish di posisi kedua pada hari terakhir tes pramusim di Malaysia.

 

Rossi Khawatir Inkonsistensi Yamaha

 

Dalam tiga hari tes pramusim di Sepang, Yamaha memang bisa dibilang tidak konsisten. Di mana mereka Rossi dan Vinales berakhir di posisi 6 dan 13 pada hari pertama, jadi juara dan runner up di hari kedua serta terlempar ke peringkat ke-8 dan 18 di hari terakhir. Lantaran hasil yang tak stabil inilah membuat tim Yamaha cukup khawatir menatap MotoGP musim 2018. Bukan cuma khawatir, Yamaha juga dirundung kebingungan lantaran musim 2018 sudah semakin dekat.

 

Melalui wawancaranya dengan Autosport, Rossi angkat bicara, “Hari ini (Selasa) sedikit lebih sulit, kami lebih kesulitan sejak pagi dengan cengkeraman. Lebih sulit untuk mengendarai motor di batasnya. Kemarin malam saya optimistis akan memperbaiki laptime, tapi itu tidak mungkin. Sedikit lebih sulit, khususnya dengan ban baru, karena dengan ban lama kecepatan saya bagus. Kami sedikit khawatir. Kami harus memahami kenapa ini terjadi, karena di tes Valencia setelah balapan terakhir, hal yang sama terjadi,” curhat Rossi panjang lebar.

 

Batal Ke India Open, Tontowi/ Liliyana Fokus All England

Pemain Indonesia di olahraga bulutangkis memang banyak yang sukses menorehkan hasil memuaskan, salah satunya adalah Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir yang berada di tim ganda campuran. Setelah berlaga di Indonesia Masters 2018, ternyata Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir batal untuk berduel di India Open 2018 BWF World Tour Super 500. Hal itu dilakukan, melihat kondisi Tontowi yang tidak maksimal.

 

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Batal Ke India Open 2018

Seperti yang diketahui, pasangan ini memang tidak berhasil menyabet gelar juara di Indonesia Masters 2018. Mereka harus rela bertekuk lutut di babak final setelah melawan Zheng Siwei/ Huang Yaqiong. Permainan yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, Hari Minggu (28/1/2018) dilakukan selama dua gim, berakhir dengan nilai 14-21 dan 11-21.

 

Sebelumnya, setelah mengikuti kejuaraan Indonesia Master, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ditargetkan akan diikut sertakan India Open yang akan dilangsungkan pada tanggal 30 Januari sampai 4 Februari di New Delhi. Tapi ternyata, ganda campuran juara dunia ini memilih untuk mengundurkan diri.

 

Berdasarkan pernyataan Richard Mainaky yang merupakan Kepala Pelatih ganda campuran PBSI mengatakan, kalau Tontowi sedang dalam kondisi yang tidak maksimal. Kini, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan difokuskan untuk menghadapi All England, tanggal 14 hingga 18 Maret.

 

Sebelum berlaga di Indonesia Masters 2018, Tontowi terlihat sedang dalam periode yang sibuk, selain latihan, dia juga baru dikaruniai anak yang kedua. Hal ini membuat fokusnya terbagi.

 

“Kondisi Tontowi kurang siap. Memang sebelum Indonesia Masters, persiapan dan konsentrasinya sedikit terganggu jelang kelahiran anak keduanya,” ungkap Richard kepada Badmintonindonesia.org.

 

“Jadi kelihatan di final Indonesia Masters kemarin tidak tahan fokus dalam menghadapi tekanan-tekanan dari pasangan Tiongkok (Zheng Siwei/ Huang Yaqiong). Sehingga tidak bisa menjalankan pola Bandar Togel HK dan strategi untuk meredam serangan Zheng dan Huang,” tambahnya.

 

“Semalam Tontowi sendiri yang telepon saya dan sampaikan keraguan untuk tanding dengan kondisi dia yang kurang maksimal. Jadi saya putuskan untuk cancel saja di India Open 2018. Keadaan seperti ini memang tidak bisa dihindari, harus dijalani. Lebih baik mereka persiapkan diri jelang All England,” ujar Richard.

 

Setelah mundurnya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di India Open, di tim ganda campuran hanya ada 3 wakil, yaitu Ricky Karanda Suwardi/ Debby Susanto, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faisal/ Gloria Emanuelle Widjaja. Dengan begitu, Richard pun mengubah target di kejuaraan itu.

 

“Targetnya tetap semaksimal mungkin, minimal lolos ke semifinal dulu,” jelas Richard.

 

Richard Mainaky Ingin Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Asian Games

Pada bulan Februari nanti, akan ada kejuaraan Badminton Asia Team Championship di Malaysia, namun Richard masih menimbang-nimbang keikutsertaan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, setelah mereka batal ikut di India Open 2018.

 

“Saya akan melihat perlu turun atau tidak. Perlu dalam arti jika Tontowi sudah sangat siap dengan kondisi fisiknya segalanya, mungkin saya turunkan karena takut terlalu lama juga menuju All Englandnya. Jika tidak, ya berarti langsung,” beber Richard.

 

“Untuk antisipasi minim turnamen saya tak khawatir karena mereka sangat pengalaman. Saya kan melihat banyak faktor. Kemarin saja hasilnya mereka tak mau kalah. Padahal saya sih enjoy saja, karena yang saya lihat adalah pertandingan-pertandingan penting, yaitu Asian Games, All England pun kalau mau juara ya silahkan, tapi kalau saya punya ambisi Asian Games, karena kita tuan rumah dan PBSI target disana. Saya malah khawatir mereka harus juara disini, disini, malah tidak sampai di peaknya,” tambah Richard.

Goenawan Mhamad Membela Joko Widodo dari Kritikan Jurnalis Asing

Salah satu artikel yang berjudul Widodo’s Smoke and Mirrors Hide Hard Truths menggegerkan dunia. Artikel yang dipublikasikan media Togel Online asing di mana basisnya di Hong Kong yakni Asia Times pada tanggal 23 Januari tersebut menjadi perbincangan hangat belakangan ini di kalangan warganet Indonesia.

Tak Sejalan dengan Klaim Jokowi

Artikel yang mana ditulis oleh seseorang bernama John McBeth itu pasalnya menyoroti Presiden Jokowi dan juga para pembantunya yang mana disebutkan oleh McBeth sudah menjadi master atau ahli sebagai orang yang menjalankan permainan asap dan cermin (smoke dan mirror) yang mana diadopsi dari trik yang banyak digunakan oleh para pesulap.

Bentuk yang sederhana dari permainan asap dan juga cermin ini, menurut McBeth adalah untuk meyakinkan khalayak semua bahwa sesuatu emang benar-benar telah terjadi atau berhasil dicapai walau pada kenyataannya hal itu tidak lah terjadi atau tidak tercapai.

Baginya, upaya untuk mengaburkan fakta oleh Jokowi ini lah yang tampak makin jelas seiring dengan mendekatnya pelaksanaan pemilu Presiden pada tahun 2019. Lantas McBeth juga memaparkan beberapa proyek atau klaim pencapaian Presiden Jokowi yang disebutnya tak sesuai dengan kenyataan. Misalnya saja terkait dengan negosiasi dengan PT Freeport, klaim pemerintah tentang swasembada pangan dan juga proyek kereta api cepat rute Jakarta-Bandung.

Klaim yang Tidak Luar Biasa

Tentang negosiasi dengan PT Freeport misalnya, McBeth di artikel tersebut menuliskan bahwa keberhasilan pemerintah memaksa PT Freeport mendivestasikan 51% dari saham anak perusahaanya di PT Freeport Indonesia. dan pencapaian ini menurutnya bukanlah hal yang sangat luar biasa. Lantas ia kemudian merujuk pada fakta bahwasanya di tengah-tengah keberhasilan tersebut masih ada beberapa persoalan seperti valuasi nilai saham dari PT Freeport Indonesia dan juga peralihan manajemen yang mana belum diselesaikan.

Sementara soal klaim swasembada pangan seperti misalnya daging sapi, jagung, gula, kedelai, beras, McBeth menyoroti bahwa klaim pemerintah ini berhasil menurunkan proporsi impor daging sapi pada total konsumsi turun dari yang tadinya 31% menjadi 24% di tahun 2015.

Pencapaian itu ia soroti karena tidak menyertakan fakta bahwasanya orang Indonesia Cuma makan 2,7 kg per tahunnya yang merupakan tingkat per kapita paling rendah di ASEAN. Ditambah lagi dengan meningkatnya kembali proporsi impor daging sapi jadi 32% di tahun 2016 dan 41% di tahun 2017.

Pembelaan Goenawan Mohamad

Menanggapi artikel ini, Goenawan Mohamad di akun facebook miliknya menulis bahwa tulisan pendek McBeth tersebut hanyalah akan memicu kehebohan karena bisa digunakan oleh lawan dan juga musuh politiknya Jokowi untuk bisa menyerang dan juga direspons dengan kurang tepat oleh pendukung-pendukung Jokowi. Kehebohan tersebut sebenarnya tak perlu terjadi.

“Pertama, sudah bisa diperhitungkan bahwa lawan Pak Jokowi akan memanfaatkan tulisan itu dan sebaliknya pendukung bakal marah. Dalam politik, dan menjelang pemilihan umum, itu sangat lumrah,” tulis salah satu pendiri TEMPO tersebut.

Alasan yang lainnya adalah materi tulisan McBeth itu bukan lah informasi yang baru. Ia mengatakan bahwa kasus-kasus yang ditulis oleh McBeth itu sebenarnya tidak juga luput dari tulisan media-media Indonesia juga. Tulisan McBeth itu disebutnya bukan lah hasil investigasi dengan kerja keras. “Siapa saja yang membaca TEMPO (saya perkirakan McBeth jug abaca) bisa menemukannya dan bisa mengutipnya. Dan sembari duduk minum bir di rumah juga dapat menyiarkannya lagi,” tukasnya.

Mahkamah Konstitusi Enggan Uji Materi Pasal Makar

Mahkamah Konsistusi diberitakan menolak uji materi soal pasal makar yang mana diajukan sebelumnya oleh ICJR (Institute for Criminal Justice Reform) dengan nomor 7/PUU-XV/2017. Di dalam permohonannya, ICJR di sana menilai bahwa tak ada kejelasan terkait dengan definisi makar di dalam KUHP yang mana merupakan terjemahan dari Bahasa Belanda, “Aanslag” yang artinya serangan.

 

“Mengadili, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” tutur Aried Hidayat, Ketua MK, di ruang sidang MK pada hari Rabu (31/1). Di dalam pertimbangannya, Majelis Hakim MK sendiri berpendapat di dalam kasus makar tak dikenal dengan tindak pidana percobaan. Dengan kata lain, tindak pidana makar tak harus diwujudkan dengan adanya serangan sebagaimana yang dipermasalahkan oleh pemohon.

“cukup dengan sudah adanya niat dan juga perbuatan pelaksanaan apapun adanya perbuatan pelaksanaan yang tak selesai bukan atas kehendak sendiri dari sang pelaku,” ujar Hakim MK, Suhartoyo. Di dalam dalihnya, pemohon pun berpendapat aparat penegak hukum baru dapat bertindak sesudah seseorang terbukti secara nyata dan benar-benar melakukan makar atau serangan.

Akan tetapi hakim MK menilai bahwa delik makar dapat ditindak oleh para penegak hukum cukup dengan cara adanya niat dan perbuatan permulaan pelaksanaan Togel singapura saja. “Dengan terpenuhinya syarat etrsebut pada pelaku telah bisa dilakukan tindakan penegakan hukum oleh penegak hukum,” lanjut Suhartoyo. Meskipun demikian, hakim MK kembali menegaskan aparat penegak hukum mesti berhati-hati di dalam usaha menerapkan pasal soal makar supaaya tidak digunakan sebagai alat untuk membungkam kebebasan menyampaikan pendapat dalam sistem demokrasi ini.

MK pun tak menerima uji materi soal pasal makar yang mana diajukan oleh Meki Elosak, Hans Wilson Wader, Gereja Kemah Injil yang ada di Tanah Papua dan yang lainnya. “Pokok permohonan pemohon sepanjang berkenaan dengan pasal 104, Pasal 106, dan juga Pasal 107, soal Peraturan Hukum Pidana tak dapat diterima,: ungkap Arief Hidayat, Ketua MK.

Hakim berpendapat bahwa pasal-pasal yang mana mengatur soal tindak pidana makar di dalam KUHP adalah pasal-pasal yang mana berkaitan dengan kejahatan pada negara. Karena itu hakim menilai keberadaan pasal makar itu tak bertentangan dengan UUD 1945. Selain itu juga hakim pun menilai tak ada materi di dalam pasal makar yang mana bertentangan dengan UUD 1945. “Sehingga mahkamah menolak permohonan pemohon,” tutur hakim MK, Wahiduddin Adams.

Penggunaan Pasal Makar dinilai Berlebihan

Penggunaan pasal makar, lebih lanjut, oleh penegak hukum untuk bisa menjerat sejumlah tokoh sekarang ini dinilai sangat berlebihan. Ahli hukum dari Hak Asasi Manusia UII (Universitas Islam Indonesia), Eko Riyadi, mengatakan bahwa pasal makar semestinya digunakan untuk kasus percobaan penggulingan pemerintahan dengan ekspresi fisik.

Akan tetapi yang terjadi sekarang ini sejumlah tokoh malahan dikenai pasal makar dikarenakan mereka dituding pernah berdiskusi dan juga merencanakan demonstrasi. Eko juga menambahkan bahwa makar di Indonesia ini ditafsirkan sebagai bentuk demokrasi, ekspresi untuk mengkritik pemerintah, dan juga ekspresi yang mengatakan bahwa pemerintah tak adil.

“Itu dianggap menyerang pemerintah,” ungkapnya saat ia menjadi saksi ahli dalam sidang uji materi pasal makar yang digelar pada hari Selasa (30/1)  di Mahkamah Konstitusi, Jakarta. Menurut dirinya, dalam negara yang menerapkan demokrasi, kebebasan berekspresi mesti dihargai. Dan ia juga menambahkan bahwa kebebasan berekspresi ini adalah salah satu cara untuk memastikan pemerintahan sudah berjalan dengan baik.