Garbine Muguruza Jadi Ambassador Brand-Brand Ternama

Tak hanya populer sebagai altet tenis peringkat satu dunia, Garbine Muguruza juga terkenal menjadi ambassador dari berbagai merk terkenal. Salah satu faktor keberuntungannya ini adalah kesuksesannya menundukkan Serena Williams. Tahun 2014 dapat dikatakan sebagai masa keemasan Muguruza, bukan hanya karena kemenangannya pada WTA perdananya di Hobart International tetapi juga karena dapat merebut gelar setelah mengalahkan petenis nomor 1 dunia.

 

Berkah kemenangan setelah mengalahkan Serena Williams

Kemenangan Muguruza pada ajang Australia Open 2014 segera melambungkan namanya sebagai atlet tenis beprestasi. Serena Williams sendiri mengakui hal itu sebagaimana yang dipublikasikan oleh theguardians.com bahwa Muguruza adalah atlet dengan masa depan yang cerah. Tak berapa lama kemudian satu demi satu brand Togel online ternama mengantri menjadikannya brand ambassador.

 

Salah satunya adalah perusahaan otomotif Mazda of Spain yang mendapuk Garbine sebagai global brand ambassadoir sejak pertengahan 2014 silam. Garbine sendiri mengaku bahagia dapat bekerja sama dengan brand populer yang juga sebagai fasilitas terbaik untuknya bisa sukses di lapangan.

 

Tak lama kemudian, di akhir 2014 perusahaan keuangan  Banco Bilbao Vizcaya  Argentaria  (BBVA) menggandengnya juga sebagai brand ambassador. Berikutnya di tahun 2015 atlet berusia 25 tahun tersebut berkolaborasi dengan Adidas yang sudah sangat populer sebagai brand baju olahraga tingkat dunia.

 

Saat bertanding ia mengenakan topi, pakaian, dan sepatu rancangan desaine Stella McCartney yang merupakan koleksi terbaru Adidas. Tak hanya itu, Rolex, brand jam tangan mewah internasional juga memilih Muruguza untuk mempopulerkan koleksi terbaru jam tangan wanita keluaran pabrikan tersebut.

 

Jam tangan tersebut berwarna perak dengan campuran merah muda (pink) dengan desain bersiluet feminine. Yang membuat jam ini terlihat sangat elegan adalah bahannya yang merupakan campuran emas putih dan baja.

 

Fernando  Soler, kepala IMG Tennis mengatakan bahwa tujuan mengubah Garbine Muguruza menjadi selebriti dunia adalah untuk membantu penampilannya di lapangan. Tak ketinggalan brand kacamata Maui Jim serta brand rake tenis populer Babolat juga berturut-turut menjadikan wanita muda yang cantik ini sebagai brand ambassadornya.

 

Agen Garbine Muguruza yang juga wakil presiden untuk IMG Tennis, Olivier van Lindonk menyebutkan bahwa pundi-pundi uang yang diperoleh sang atlet dari beberapa sponsor atau brand tersebut diprediksi mencapai USD 2 juta sampai USD 4 juta atau setara dengan 27 miliar serta 54 miliar.

Tetapi bila dibandingkan dengan sponsor Serena Williams perolehan keuntungan Muguruza masih kalah jauh. Dari profesi sampingannya sebagai duta berbagai brand ternama dunia tersebut Williams diperkirakan sanggup meraih keuntungan hingga USD 19 juta.

 

Ini tentu saja wajar mengingat Williams jauh lebih senior dan lebih lama berkecimpung dalam olahraga ini. Menurut Lindonk, bila Muguruza sanggup membuat performanya konsisten, tampil apik dan kuat, serta meningkatkan peringkatnya pada jajaran atlet-atlet tenis top dunia, peluang untuk bekerja sama dengan lebih banyak brand Judi bola online akan terbuka semakin lebar.

 

Selain itu, masih menurut Lindonk, kategori sponsor yang berpotensi mengajaknya bekerja sama pun semakin beragam, mulai dari fashion, perhiasan, audio, minuman, makanan, teknologi, elektronik, dan lain-lain. Tak hanya itu Muguruza pun sudah pernah melakukan pemotretan di seluruh dunia dan wajahnya pun sudah muncul di beberapa sampul majalah.

 

Pada publikasi ranking WTA yang dirilis 4 September 2017 lalu, Muguruza dinobatkan sebagai petenis peringkat 1 dunia untuk yang pertama kalinya. Dengan demikian ia juga telah menjadi petenis wanita ke 24 yang pernah meraih gelar peringkat 1 dunia secara keseluruhan. Atas prestasinya tersebut ia mengaku bahagia dan mengucapkan terimakasih atas dukungan berbagai pihak termasuk para fans.

Tottenham Dibungkam Juventus 1 – 2 di Wembley

Masih hangat, Tottenham resmi tersingkir dari Liga Champions setelah Juventus mencetak dua gol ke gawang mereka untuk memastikan kemenangan Poker online bagi Si Nyonya Tua di pertandingan kedua dalam bentorkan 16 besar di Wembley sekaligus lolos ke babak perempat final. Kemenangan dengan agregat 4-3.ini memastikan Juventus melaju ke babak berikutnya.Sementara Spurs harus rela mengubur harapan dan impian raih kemenangan di Liga Champions tahun ini.

Spurs Berkuasa di Pertandingan Pertama

Heung-min Son, pada menit ke-39 berhasil membuka kemenangan untuk Spurs dengan mencetak gol. Banyak yang menduga bahwa Spurs akan masuk babak perempat final. Memang, di pertandingan pertama, Spurs tampil mengesankan. Bahkan skor bertahan 1 – 0 sampai turun minum. Tapi, keadaan berubah saat babak kedua. Juve mengejutkan tuan rumah saat Gonzalo Higuain melakukan serangan dan mencetak gol pertama di menit 64 dan kemudian disusul oleh Paulo Dybala yang mencetak gol kedua, 3 menit kemudian (menit ke 67).

Bahkan, Harry Kane, sang idola Spurs juga tidak berbuat banyak. Akhirnya, Juventus pun merayakan kemenangan mereka dengan gegap gempita saat peluit panjang dibunyikan. Terlihat bos Spurs, Mauricio Pochettino langsung menuju terowongan, setelah melihat timnya menghilangkan peluang emas untuk masuk babak delapan besar untuk pertama kalinya sejak 2010/11.

Pertandingan ini memang tidak seperti di Turin, di mana Juventus mencetak dua gol dalam 10 menit pembukaan pertandingan.Kali ini adalah Spurs yang memulai dengan cepat, karena mereka ingin membuat jarak dari mulai pertandingan.Son pun berhasil menerobos masuk barisan pertahanan dan Gianluigi Buffon tidak bisa melakukan banyak hal. Kane juga berada tepat di depan namun tendangannya masih meleset.

Gonzalo Higuain Jadi Man of The Match

Juventus benar-benar terpojok di menit ke-17 saat mereka tidak mendapat penalti setelah Jan Vertonghen melakukan sleding dan mengenai Douglas Costa dari belakang.Juve harusnya mendapatkan hadiah pinalti saat itu.Namun, itu adalah momen positif yang langka bagi pengunjung yang yang terburu menyimpulkan kekalahan Si Nyonya Tua.

Beberapa kali terlihat Buffon menepiskan sundulan dari Son dan Dele Alli termasuk Kane yang juga terus melakukan serangan hingga tembakan dari Son berhasil memecah kebuntuan di menit ke 39 babak pertama.Miralem Pjanic hampir membalas dengan cepat dengan tembakan keras tapi sedikit melebar.Namun di sini perlawanan Juventus sudah mulai terlihat dan mulai agresif.

Di babak kedua, semua berubah.Juventus bahkan lebih dominan dan menguasai jalannya pertandingan. Pertama, Sami Khedira memberikan umpan manis untuk Higuain masuk dan kemudian Dybala memainkan perannya sampai dia berhasil melewati Hugo Lloris. Spurs tampak tertekan hingga di 20 menit terakhir mereka hendak menyamakan kedudukan lewat sundulan Kane.Sayangnya, sundulannya masih meleset.

Permainan apik Juventus tidak bisa dilepaskan dari aksi Higuain.Memang, Giorgio Chiellini melakukan aksi yang sangat bagus di barisan pertahanan Juventus, tapi Higuain telah melakukan banyak hal yang pada akhirnya menentukan kemenangan Juve.Dia mulai membuka kemenangan di menit ke 64 dan digandakan oleh Dybala di menit 67 sehingga skor berakhir 2 – 1 untuk Juventus.

Dengan ini, maka Juventus berhak masuk ke babak perempat final dan akan berhadapan dengan beberapa klub lainnya. Bukan suatu yang mustahil jika Juventus akan menjuarai Liga Champions. Tentu saja, beberapa klub lain juga tidak akan membiarkan hal itu terjadi begitu saja. Kita akan saksikan pertunjukan Liga Champions berikutnya.

Berhenti Main Basket, Kobe Bryant Sukses Raih Oscar

Basket memang jadi bagian kehidupan seorang Kobe Bryant. 20 tahun hidupnya telah dihabiskan Kobe bersama klub LA Lakers dan meraih banyak sekali gelar. Namun hampir dua tahun lalu yakni pada 2016, pria kelahiran Philadelphia berusia 39 tahun ini memutuskan untuk gantung sepatu.Lepas dari dunia basket, Kobe membuat kejutan baru yakni mampu meraih penghargaan tertinggi insan film dunia, piala Oscar.

 

Dalam malam penganugerahan 90th Academy Awards di Dolby Theathre hari Minggu (4/3) malam atau Senin (5/3) pagi waktu Indonesia, Kobe sukses meraih Oscar. Piala Oscar itu diraih Kobe dalam kategori film animasi pendek terbaik berjudul DEAR BASKETBALL yang dia buat bersama Glen Keane. Sekedar informasi, DEAR BASKETBALL dibuat berdasarkan surat pensiun pemilik lima cincin NBA itu yang dimuat di Players Tribune. DEAR BASKETBALL sendiri mengalahkan empat film animasi pendek berkualitas lain seperti GARDEN PARTY, LOU, NEGATIVE SPACE dan REVOLTING RHYMES.

 

Dalam sambutannya usai meraih Piala Oscar, Kobe menyindir pembawa acara Fox News, Laura Ingraham yang sempat mengkritik LeBron James karena bicara soal politik. Menurut Ingraham, pemain basket seharusnya sibuk mendribble bola saja, daripada berkomentar bidang lain. Kobe pun berujar, “Sebagai pemain basket, kami benar-benar harus diam dan mendribble. Saya senang kami berhasil melakukan lebih dari itu (basket).”

 

Kepada Detikhot, Kobe pun menjelaskan kalau dirinya mendapat inspirasi dari sang putra. “Anakku pernah mengatakan padaku suatu hari. Ia mengingatkan pada pesan judi bola online yang kuberikan kepadanya tentang menggapai impian. Dia bilang, capailah impianmu itu dan ini yang sedang aku lakukan sekarang.”

 

Kobe Nilai Oscar Lebih Menyenangkan Daripada Juara NBA

 

Dalam kariernya di dunia basket, Kobe sudah sukses menyumbangkan lima gelar juara NBA untuk Lakers yakni pada tahun 2000, 2001, 2002, 2009 dan 2010. Selain itu dirinya juga kali jadi MVP di babak final NBA pada tahun 2009 dan 2010 serta medali emas Olimpiade. Namun seluruh gelar juara itu sepertinya kalah istimewa jika dibandingkan Oscar pertamanya.

 

Kepada E!News Kobe angkat bicara, “Jika harus jujur dengan anda, perasaan meraih Oscar ini lebih baik ketimbang juara NBA. Saat masih kecil, mimpi saya adalah menjadi juara NBA dan bekerja sangat keras untuk merealisasikan itu. Tapi, kemudian memiliki sesuatu seperti ini, sepertinya memang sedikit keluar jalur,” ungkap Kobe seperti dilansir Detiksport.

 

Sukses DEAR BASKETBALL Kobe pun mengungkapkan bahwa dirinya memang memiliki keinginan menjadi penulis dan pencerita. “Saat itu tanggapan orang-orang adalah, ‘Sangat lucu. Kau akan depresi ketika karier berakhir dan kembali bermain’. Saya sering mendengarnya. Sehingga bisa berada di penghargaan Oscar dan membuat pembuktian, rasanya sangat gila

 

Menang Oscar, Kobe Bakal Bikin Film Panjang

 

Banyaknya pujian yang disematkan kepada Kobe memang patut membuatnya berbangga hati. Tak berhenti di DEAR BASKETBALL saja, Kobe bahkan menyimpan asa untuk membuat film panjang. “Tentu kami telah merencanakan membuat film yng lebih panjang. Rencana itu sudah ada, beberapa skrip tengah digarap. Aku tahu tampaknya sulit, tapi harus dicoba,” jelas Kobe optimis.

 

Sekedar informasi, kesuksesan DEAR BASKETBALL ini sejatinya karena banyak pihak seperti salah satunya adalah sosok Keane yang berperan sebagai sutradara.Keane sendiri sudah pernah terlibat dalam film Disney seperti BEAUTY AND THE BEAST dan ALADDIN. Dirinya juga turut mengajak Jophn Williams yang sukses mengisi scoring STAR WARS.

 

 

Ian Wright: Pemain Arsenal Telah Biarkan Wenger Tersungkur

Nasib Arsene Wenger sebagai manajer Arsenal selama 22 tahun semakin di ujung tanduk. Menurut mantan pemain sepakbola professional yang kini aktif sebagai komentator di berbagai TV olahraga seperti BBC Sport, Ian Wright memberikan komentar cukup pedas jika para pemain Arsenal telah turut andil dalam menurunnya karir Arsene Wenger. Mereka telah membiarkan Wenger tersungkur.

Kepercayaan yang Hilang

Klub asuhan Wenger dibuat tidak berdaya ketika berhadapan dengan Manchester City di final Piala Carabao pada hari Minggu di Wembley dengan skor telak 0 – 3 untuk City.Sejak saat itu juga, Wenger menapatkan kritik yang begitu pedas atas penampilan klub yang kian menurun.Wright, yang berbicara dalam acara The Debate di Sky Sports, mengkritik para pemain yang telihat begitu kendor di Wembley dan di pertandingan lainnya yang membuat nasib Wenger semakin tak menentu di Emirates untuk musim kontrak terakhirnya pada 2018/19.

Wright mengatakan: “Ini benar-benar sangat buruk bagaimana akhirnya (Arsenal) di final pada hari Minggu kemarin. Saya tidak tahu apa yang bisa dilakukan anak laki-laki sekarang (para pemain Arsenal) untuk mengembalikan kepercayaan yang telah ditunjukkan manajer kepadanya. Saya pikir mereka telah mengecewakannya dalam banyak kesempatan, dan mereka melakukannya lagi pada hari Minggu.”

Menurut Wright, lemahnya para pemain Arsenal mulai terlihat ketika skor menunjukkan 2 – 0. Mereka terlihat begitu lemah dan dalam hal final Piala Carabao, bagi Wright ini adalah hal yang sulit untuk ditonton. Menurutnya, para pemain tidak melakukan pertandingan tersebut untuk sang manajer. Bahkan, tidak ada rasa tanggungjawab dari para pemain kepada Wenger.

Di sisi lain, Wenger juga tidak menunjukkan apa yang seharusnya ditunjukkan. Wright mengharapkan, di akhir karirnya atau paling tidak menjelang kontraknya berakhir, Wenger melakukan gebrakan yang dinamis dan bekerja keras untuk masuk ke Liga Eropa, tapi hal ini tidak terjadi. Ini semakin menguatkan tentang rencana pergantian Wenger dengan manajer lain. Mungkin, ini sudah waktunya bagi Wenger.

Mungkinkah Diego Simeone atau Antonio Conte Gantikan Wenger?

Pembicaraan tentang penggantian Wenger telah berlangsung beberapa tahun dan kini mendekati puncaknya. Sebelumnya, sudah ada beberapa nama yang diprediksikan akan menggantikan posisi Wenger. Mereka dalah Diego Simeone dan Antonio Conte.Hanya saja, sejauh ini siapa yang menggantikan Wenger masih berupa spekulasi dan belum ada konfirmasi resmi dari Arsenal.

Andy Townsend, komentator lain di acara The Debate bersama Wright juga turut memberikan tanggapan tentang hal ini. Dia menegaskan bahwa memang ada perubahan taktik yang dibutuhkan dan gaya bermain menarik yang menjadi ciri khas Wenger di klub, tapi itu belum tentu penting bagi masa depan klub. Townsend juga berpendapat dibutuhkan orang yang mampu memahami banyak hal di tubuh Arsenal.

Dia berkata: “Saya pikir itu akan membutuhkan perubahan taktik, perubahan mentalitas, saya akan meminta seseorang di luar untuk mewujudkan gagasan mereka, mempercayai gagasan mereka. Dia menambahkan; “Saya tidak berpikir Anda akan mendapatkan Diego Simeone, tapi itu adalah flip yang akan mengubah klub. Dia adalah manajer yang penuh gairah.”

Wright juga menambahkan: “Saya pikir itu baru saja berjalan, dan para pemain dapat merasakannya.Hal ini (sudah) sampai pada titik di mana di (Wenger) berada di jalan buntu, dinding bata, dan para pemain juga bisa merasakannya.””Perlu seseorang untuk masuk dan menggoyang tempat itu sedikit,” imbuhnya. Mungkinkah Arsenal akan segera mencari pengganti Wenger dalam waktu dekat? Kita akan tunggu kabar selanjutnya.